SURGA YANG BERTINGKAT-TINGKAT Surga itu bertingkat-tingkat dan setiap tingkat berbda beda pula. Jarak antara satu tingkat dengan tingkat yang lain ialah seperti jarak antara bumi dan langit. Adapun tingkatan Surga yang paling tinggi derajatnya dinamakan “Al-Firdaus”. Di atas Al-Firdaus inilah terletak “Arsy Rahman (Mahligai Tuhan). Selain itu, keistimewaan Surga Al-Firdaus ialah para penghuninya akan dapat melihat wajah Allah dua kali dalam sehari yaitu pada waktu pagi dan petang. Sedangkan nikmat yang tertinggi di dalam Surga ialah apabila manusia dapat menatap wajah Allah. Adapun cara melihat Allah bukanlah seperti halnya kita melihat dengan mata biasa seperti yang lazim berlaku, tetapi caranya ialah dengan penglihatan mata yang telah ditentukan Allah buat para penduduk Surga. Segala yang ada di Surga itu indah-indah belaka jauh lebih indah dari apa yang ada di atas muka bumi ini. Tetapi yang terindah di Surga ialah pandangan terhadap Allah, tidak sesuatu kenikmatan lain yang dapat melebihi keistimewaannya. Cuba kita bayangkan di dunia ini saja, kalaulah kita diberikan kesempatan bertemu dan bersenda gurau dengan salah seorang pemimpin negara, tentu kita akan sangat gembira dan bahagia dengan pengalaman tersebut. Inikan pula akan bertemu dengan Allah yang menciptakan dunia ini. Firman Allah dalam surah Al-Qiyamah ayat 22-23 yang bermaksud: “Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat” Rasulullah pernah bertanya kepada Jibril: “Hai Jibril pernahkah kau melihat Allah?” jawab Jibril pernahkah kau melihat Allah?” jawab Jibril: “Bahawa di antara saya dan Tuhan ada 79 hijab yang terdiri dari lapisan-lapisan cahaya. Bila terbuka hijab yang paling luar, maka akan terbakarlah aku memandangNya. Sedangkan antara engkau dan Tuhan ada 71 lapisan hijab dari cahaya. Bila terbuka hijab yang paling luar, engkau akan terbakar pula memandangnya.” Dalam hal ini pernah Nabi Musa a.s. meminta kepada Allah untuk melihatNya. Tetapi baru sahaja Allah menunjukkan diri kepada gunung, gunung itu bergegar dan hancur sehingga Musa jatuh pengsan. Ini membuktikan gunung yang bagaimana juga kokohnya akan hancur bila Tuhan menunjukkan diriNya, inikan pula manusia yang lemah.  Kemudian dalam satu riwayat lain digambarkan Surga itu sebagai berikut : = Tingkatan Surga pertama yang dibuat dari bahan perak baik kampung,rumah, pintu dan kuncinya. = Tingkatan Surga kedua yang dibuat dari bahan emas baik kampung,rumah, pintu dan kuncinya. = Tingkatan Surga ketiga yang kampung, rumah, pintu dan kuncinya dibuat dari bahan yakut dan lukluk (mutiara).


By azlinda2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s